status tidak suka

18 Desember, 2014

Sayang sekali facebook tidak punya tanda “dislike” atau “tidak suka”.

Barangkali, karena secara tabiat kita cenderung untuk negatif: mengeluh, kecewa, marah, tidak suka. Sebagai tabiat, secara alamiah kita melakukannya tanpa perlu upaya.

Sebaliknya pada hal positif: semangat, sabar, senyum, dan suka; memerlukan upaya. Begitu pun untuk menekan tanda “like” atau “suka” pada facebook.

Efek dari tanda “suka” itu bagi pemilik status adalah hati yang gembira, ada yg menyukai, memperoleh dukungan.

Bagaimana jika isi status bicara tentang kebencian, dan kita tidak menyukainya? Cukuplah kata baik, atau diam. Toh, tidak semua status perlu kita tanggapi, kan? – at Hotel Grand Jatra Pekanbaru

View on Path


kita harus berbagi

10 Mei, 2013

Radya (7), Fikri (6), dan Zaydanย (3) sedang bermain balok-balokan “City Blocks” membuat karya arsitektural mereka untuk difoto dan dipamerkan di facebook ortunya.ย Ketika Zaydan merebut balok Fikri dan membuat kakaknya marah, mereka pun bertengkar. Radya berupaya menengahi, “Fikri sama Zaydan jangan berebutan, ini balok-balokan bisa dimainin berdua, kita kan harus berbagi, ya!” Meredalah pertengkaran itu walau masih nampak sungut di wajah keduanya. Tiba-tiba, Athiya (1.5) menghampiri mereka dan menendang karya Radya yang kemudian tak mampu berkata-kata melihat karyanya yang hancur berantakan danย belum sempat difoto. Zaydan pun tertawa melihat hal itu, Fikri tertawa, Athiya tertawa dan Radya ikut tertawa. ๐Ÿ˜€


ketika Allah menghampiri kita di malam hari

2 September, 2012

Ketika lewat sepertiga malam, marilah sejenak menghentikan keluhan dan harapan kita di facebook maupun twitter untuk mengalihkannya kepada Allah yang sedang menghampiri kita, menyediakan kedua tangan-Nya yang terbuka mendengar segala keluhan,ย mengabulkan segala doa, menyambut segala taubat dan mengampuni segala permohonan ampun.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu:

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠูŽู†ู’ุฒูู„ู ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ูƒูู„ู‘ูŽ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุญููŠู†ูŽ ูŠูŽุจู’ู‚ูŽู‰ ุซูู„ูุซู ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ุงู’ู„ุขุฎูุฑู ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุฏู’ุนููˆู†ููŠ ููŽุฃูŽุณู’ุชูŽุฌููŠุจูŽ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ูู†ููŠ ููŽุฃูุนู’ุทููŠูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑูู†ููŠ ููŽุฃูŽุบู’ููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู. (ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡)

Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: โ€œAllah tabaraka wa taโ€™ala akan turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir. Maka Ia berkata: โ€œBarangsiapa siapa yang berdoโ€™a kepada-Ku akan Aku kabulkan doanya; barangsiapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri permintaanya; dan barangsiapa yang meminta ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni diaโ€. (HR. Bukhari Muslim)

Dalam riwayat lain Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุถูŽู‰ ุดูŽุทู’ุฑู ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ุฃูŽูˆู’ ุซูู„ูุซูŽุงู‡ู ูŠูŽู†ู’ุฒูู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู: ู‡ูŽู„ู’ ู…ูู†ู’ ุณูŽุงุฆูู„ู ููŽูŠูุนู’ุทูŽู‰ุŒ ู‡ูŽู„ู’ ู…ูู†ู’ ุฏูŽุงุนู ููŽูŠูุณู’ุชูŽุฌูŽุงุจูŽ ู„ูŽู‡ูุŒ ู‡ูŽู„ู’ ู…ูู†ู’ ู…ูุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ููŽูŠูุบู’ููŽุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู†ู’ููŽุฌูุฑูŽ ุงู„ุตู‘ูุจู’ุญูŽ. (ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…)

Jika telah lewat setengah malam atau sepertiganya, Allah Tabaroka wata’ala turun ke langit dunia dan berkata: โ€œBagi mereka yang meminta akan Aku beri, bagi mereka yang berdoโ€™a akan Aku kabulkan, dan bagi mereka yang meminta ampun akan Aku ampuni diaโ€ hingga masuk waktu subuh. (HR. Muslim)

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

ูŠูŽู†ู’ุฒูู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูƒูู„ู‘ูŽ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุญููŠู’ู†ูŽ ูŠูŽู…ู’ุถููŠ ุซูู„ููุซู ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ุงู’ู„ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู: ุฃูŽู†ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽู„ููƒูุŒ ุฃูŽู†ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽู„ููƒูุŒ ู…ูŽู†ู’ ุฐูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ูŠูŽุฏู’ุนููˆู’ู†ููŠ ููŽุฃูŽุณู’ุชูŽุฌููŠู’ุจูŽ ู„ูŽู‡ูุŒ ู…ูŽู†ู’ ุฐูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ู’ู†ููŠ ููŽุฃูุนู’ุทููŠูŽู‡ูุŒ ู…ูŽู†ู’ ุฐูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ูŠูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑูู†ููŠ ููŽุฃูŽุบู’ููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ููŽู„ุงูŽ ูŠูŽุฒูŽุงู„ู ูƒูŽุฐูŽู„ููƒูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุถููŠู’ุกูŽ ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑูŽ. (ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…)

Allah akan turun ke langit dunia setiap malam hingga lewat sepertiga malam yang pertama seraya berkata: โ€œAku adalah raja, Aku adalah raja. Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, akan aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, akan aku beri. Dan barangsiapa yang meminta ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni diaโ€. Maka terus-menerus dalam keadaan demikian hingga terbitnya fajar. (HR. Muslim)

Diriwayatkan dari Abu Saโ€™id al-Khudri dan Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠูู…ู’ู‡ูู„ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุฅูุฐูŽุง ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุซูู„ูุซู ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ุงู’ู„ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ู†ูŽุฒูŽู„ูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‡ูŽู„ู’ ู…ูู†ู’ ู…ูุณู’ุชูŽุบู’ููุฑูุŒ ู‡ูŽู„ู’ ู…ูู†ู’ ุชูŽุงุฆูุจูุŒ ู‡ูŽู„ู’ ู…ูู†ู’ ุณูŽุงุฆูู„ูุŒ ู‡ูŽู„ู’ ู…ูู†ู’ ุฏูŽุงุนู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู†ู’ููŽุฌูุฑูŽ ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑูŽ. (ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…)

Sesungguhnya Allah menunda hingga hilang sepertiga malam yang pertama. Allah turun turun ke langit dunia seraya berkata: โ€œAdakah orang yang meminta ampun? Adakah orang yang bertaubat? Adakah orang yang meminta? Adakah orang yang berdoโ€™a?โ€ hingga terbit fajar. (HR. Muslim)


sorry, no facebook

21 Mei, 2012

“Mohon maaf jika situs jaring luar negeri tidak tersedia karena kebijakan negara, seperti: facebook, twitter, youtube, dll”

Demikianlah kenyataannya berinternet di negeri tirai bambu. Akses ke situs media jaring sosial seperti yang disebut tidak disediakan, karena biasa menjadi corong perlawanan dan mampu menyebarkan kegundahan di tengah masyarakat. Apalagi akses ke situs pornografi, sudah pasti diblokir. Dan hal ini tidak terlalu menjadi masalah di negeri panda tersebut.

Sedangkan di negeri nyiur hijau, masih jauh panggang dari api, hanya geram saja nampaknya yang bisa dilakukan oleh sang menteri. Semoga saja pengguna internet di tanah air ibu pertiwi memanfaatkan media jaring sosial lebih bermanfaat sehingga tidak harus diblokir, sedangkan situs-situs berkonten porno dapat segera dinonaktifkan aksesnya.


no facebook please

22 November, 2010

“According to local government regulation, facebook, twitter and other social networking is not allowed and disabled from our internet service.” It is stated when you click a user agreement during yourย use of internet servicesย at Shangri-La Hotel Kerry Centre, Beijing and Shangri-La Hotel Dalian in China. Also in public internet such as airport andย wi-fi spots. And so does at The Peninsula Palace Hotel, Beijing. Almost at every internet spot do not allow access to that kind of pages. Even accessing wordpress is disabled. This kind of policy made me wonder if facebook, twitter, wordpress are harmful or act as a threat to people of China? Or just as my company does, that those kind of pages are huge consumed of bandwith and never increase any productivity of the workers?


%d blogger menyukai ini: