“lampu ini bukan untukku, tetapi untuk orang yang berpapasan denganku.”

6 Juli, 2010

alkisah seorang buta berjalan di malam hari dengan membawa lentera, ketika ditanya mengapa ia membawa lentera padahal ia tidak membutuhkannya karena buta, lalu jawabnya: “lampu ini bukan untukku, tetapi untuk orang yang berpapasan denganku.”

dalam kisah tersebut, orang buta itu menyadari sekali bahwa lentera adalah sarana keselamatan baginya supaya tidak ditabrak orang ketika ia berjalan di malam hari. Hari-hari ini saya sering temui pengendara di malam hari yang “lupa” menyalakan lampu kendaraannya. Karena kondisi di malam hari dianggap sudah cukup terang oleh lampu jalanan, bukan berarti kita boleh mematikan lampu kendaraan kita. Karena tanpa menyalakan lampu kendaraan bisa jadi kita tidak terlihat oleh orang lain. Hal ini berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.


fys – 05 penyebaran api

18 April, 2010

Setelah mengenal api dan metode memadamkannya, kita perlu memahami bagaimana api menyebar sehingga dapat meminimalisasi dampak kebakaran. Bila dibandingkan dengan pemadaman yang dilakukan pada beberapa kejadian kebakaran justru memperparah kerusakan dan berdampak luas. Apakah petugas pemadamnya yang salah atau pemahaman masyarakat yang terkena musibah kebakaran yang perlu diperbaiki?

Api menyebar dengan 3 cara: radiasi, konveksi, dan konduksi.

Baca entri selengkapnya »


fys – 04 memadamkan api

25 Maret, 2010

Sesuai dengan tulisan sebelumnya, apabila unsur-unsur dalam segitiga api bertemu dan bereaksi secara kimia maka jadilah api. Oleh karena itu, dengan menghilangkan salah satu unsur pada segitiga api dapat memadamkan kebakaran.

Dahulu orangtua kita mempergunakan karung goni basah untuk memadamkan kompor meleduk. Karung goni yang bahannya berat dan kasar apabila dibasahi mampu menyerap air lebih banyak. Menutup kompor meleduk dengan karung goni basah dapat memadamkan api seketika karena menghilangkan unsur oksigen.

Karung goni adalah karung yang biasa digunakan untuk mengemas gandum atau gabah. Pada musim 17-an digunakan sebagai alat lomba balap karung. Saat ini keberadaannya sudah jauh berkurang. Sebagai pengganti dapat digunakan keset basah atau selimut basah, atau kain yang berbahan berat dan dibasahi. Jika bermodal dapat membeli fire blanket yang didesain secara khusus untuk menutup kebakaran.

Menutup kebakaran juga dapat dilakukan dengan pasir. Pada pompa bensin akan kita dapati gundukan pasir, yang dapat digunakan sewaktu-waktu pompa bensin mengalami kebakaran. Selain itu dapat juga digunakan foam maupun zat asam arang. Upaya menutup adalah untuk menghilangkan unsur oksigen dari segitiga api.

Cara kedua adalah mengurangi jumlah bahan bakar. Kebakaran akibat kebocoran gas dapat dipadamkan dengan cara menutup kerangan sumber gas. Kebakaran akibat kayu atau benda-benda mudah terbakar dapat dipadamkan dengan cara mengurangi sumber bahan bakarnya.

Cara ketiga dan yang paling sering dilakukan adalah dengan menyiram api dengan air. Cara yang paling tepat adalah dengan menyiram sekelilingnya. Cara ini disebut mendinginkan, adalah upaya untuk menghilangkan unsur panas dari segitiga api.

Cara keempat adalah dengan memutus reaksi kimia berantai, biasanya dengan menggunakan dry powder. Namun cara ini hanya bersifat sementara, sehingga harus ditindaklanjuti dengan paling tidak salah satu dari ketiga cara sebelumnya.


fys – 02 click

23 Maret, 2010

Seorang kakek diminta mengenakan helm apabila mengendarai sepeda motor, alih-alih mengambil helmet ia malah memakai peci. Kakek itu beralasan bahwa helmet bikin selamat dunia, sedangkan peci bikin selamat dunia dan akhirat. 🙂

Pemahaman keliru ini nampaknya diikuti oleh sebagian besar masyarakat kita. Selain karena alasan jarak tempuh yang dekat, atau karena tidak berada di jalur polisi, dapat kita lihat juga pada iring-iringan sepeda motor jamaah yang akan menghadiri majelis zikir. Masih banyak di antara mereka yang tidak mengenakan helmet. Dan di antara yang mengenakan helmet pun tidak memasangnya dengan benar. Tali pengaman yang tidak di-klik akan memudahkan helmet terlepas jika terkena angin kencang.

Lagipula, memakai helmet dengan baik dan benar tidak hanya memberi keamanan dan kenyamanan bersepeda motor, tetapi juga sebagian dari menaati peraturan pemerintah. Dengan demikian pakai helmet juga bikin selamat dunia akhirat 🙂


fys – 01 unplug

17 Maret, 2010

Beberapa kali dalam blog ini saya tuliskan hal-hal mengenai keselamatan dan keamanan sehari-hari, baik di rumah, di jalan maupun di tempat kerja. Kali ini tentang unplug when not in use. Seringkali kita merasa baik-baik saja terhadap peralatan elektronik di rumah kita dengan membiarkan steker tetap terpasang ke stop kontak hanya karena tombol on/off pada posisi mati. Para penggiat hemat energi telah berteriak-teriak bahwa hal tersebut tetap tidak menghentikan aliran listrik ke peralatan elektronik, dengan demikian telah terjadi pemborosan dalam penggunaan listrik. Namun bukan itu perhatian utama tulisan ini.

Untuk barang-barang elektronik berpelindung seperti televisi, radio, komputer, barangkali tidak menjadi isu keselamatan. Namun barang-barang elektronik yang bermotor apalagi berpisau seperti blender, mixer dan mesin pemotong tentulah merupakan isu keselamatan yang wajib diperhatikan, karena dapat berakibat fatal. Terkadang kita tidak dengan sengaja menyentuh tombol on/off ke posisi hidup. Jika steker masih terpasang di stop kontak maka listrik akan menggerakkan motor dengan tiba-tiba dan pisaunya akan memotong benda-benda yang berada di dekatnya. Membahayakan, bukan?

Then for your safety, don’t forget to switch or turn off the electronics, unplug the cable from the outlet when not in use.


%d blogger menyukai ini: