obrolan temple run

21 Januari, 2014

sambil sarapan pempek, obrolan bada subuh antara baba dengan mas radya.

radya: baba, jalanan di temple run itu jalanan kuno ya ba?
baba: hmm, kuno bagaimana mas?
radya: iya ada jalan yg berbatu, rusak dan jembatan tali. seperti jalan kuno.
baba: tema game temple run kan di reruntuhan candi, mas. makanya jalanannya rusak seperti itu.

radya: candi itu tempat menyimpan harta karun, ya kan ba?
baba: candi itu tempat orang jaman dahulu beribadah kepada dewa. orang2 menyerahkan harta mereka kepada para pendeta yg berdiam di dalam candi. itulah mengapa game bertema candi selalu ada harta karunnya.

radya: dewa itu siapa, ba?
baba: orang jaman dulu percaya bahwa para dewa yg mengatur alam dan mengurus rezeki mereka.
radya: bukannya Allah?
baba: mereka juga percaya ada satu dewa yg menciptakan alam semesta dan seisinya. tapi mereka menyembah dewa2 dengan alasan mendekatkan kepada Sang Pencipta. makanya dalam islam kalau mau berdoa langsung aja kepada Allah, tidak perlu lewat yg lain yaitu para makhluk ciptaan-Nya.

radya: kalo sekarang masih ada candi ga, ba?
baba: sejak mengenal islam, orang2 meninggalkan candi dan beribadah di masjid. tapi masih ada orang2 yg beribadah di candi, seperti orang2 yg beragama selain islam. di dalam candi ada patung dewa2.
radya: kalo di masjid kan ga ada patung ya, ba.

baba: eh, tahu ga, mas, kalau di cina sana, masjid disebut dengan candi orang muslim?
radya: ih, masak iya? candi orang muslim?
baba: iya, walau begitu di dalam candi orang muslim tidak ada patung2, karena orang muslim hanya menyembah kepada Allah saja, Sang Pencipta, satu2nya yg berhak diibadahi, tanpa dipersekutukan.

radya: ba, ini cukonya buat baba ajah, pedas.
baba: oke deh. piring kotornya bawa ke basin cuci piring ya.

***


angry birds dan barbie

13 Februari, 2013

14054638_121010143000Akhirnya tidak tahan juga Radya ingin membelanjakan uang tabungannya. Ketika diajak ke Living Plaza Cinere untuk membeli knock down shelf di Ace Hardware, mampir dulu ke Toys Kingdom untuk melihat-lihat mainan yang bakalan dibeli. “Oke, kalian mau belanja mainan?” tanya Baba disambut anggukan oleh Radya dan Tsuraya yang mulai merengek juga minta dibelikan mainan. “Kalian bawa uang?” Baba bertanya dan dijawab dengan gelengan, kemudian Baba berkata, “Bagaimana kalau hari ini kalian melihat-lihat mainan yang akan dibeli lalu beberapa hari lagi kita datang untuk berbelanja.” Dengan gembira mereka berdua menyahut, “Asyik!” Buru-buru baba menambahkan, “Tapi…, belanjanya pakai uang tabungan kalian dan hanya belanja 1 buah mainan setiap orangnya. Bagaimana?” Radya dan Tsuraya berpandangan lalu bertanya, “Boleh beli mainan apa aja, Ba?” Baba mengangguk setuju kemudian Radya menjawab, “Boleh deh, kan uangnya masih bisa ditabung, ya Ba?”

Di rumah, Radya sudah merencanakan untuk membeli mainan Angry Birds, Tsuraya juga berencana membeli Barbie. Hampir tiap hari membicarakan mainan angry birds dan barbie hingga hari yang dinanti pun tiba. “Ba, kita bawa HotWheels ya,” kata Radya, “buat dimainkan di treknya.” Sesampai di Toys Kingdom, langsung menuju trek HotWheels, sayang cuma bawa 1 mobil-mobilan. “Habisnya tadi HotWheels yang satunya lagi dimainin Tsuraya dan gak kebawa waktu pergi,” Radya menjelaskan. Kemudian Radya melihat-lihat mainan Transformer, senapan mainan, dan sebagainya. Tsuraya juga melihat-lihat mainan anak-anak perempuan, alat make-up, glitters, boneka bayi dan Barbie. Mulanya Tsuraya berminat dengan boneka bayi yang bisa gosok gigi, pipis dan ganti popok, namun ketika pramuniaganya memeragakan menyikat gigi bayi yang putih dan bertanya kepada Tsuraya, “Coba lihat gigi, Kakak!” ia pun mengurungkan niatnya membeli boneka bayi tersebut.

Radya datang membawa kotak mainan Angry Birds yang diincarnya dan menagih uangnya untuk membayar di kasir sementara Tsuraya masih memilih boneka Barbie yang ingin dibeli. Masing-masing dari mereka membawa beberapa lembar uang Rp100 ribuan yang Baba ambil dari uang tabungan mereka kemudian menyerahkannya kepada kasir untuk membayar mainan. Bubu bersama Athiya yang sedari tadi turut menemani berbelanja berkata, “Rawat baik-baik mainannya, ya. Setiap kali selesai bermain jangan lupa membereskan dan menyimpannya kembali.” Radya bertanya, “Besok boleh beli mainan lagi, Bu?” Bubu tersenyum dan menjawab, “Boleh, tapi nanti 6 bulan lagi. Sekarang uangnya ditabung lagi, sehingga cukup untuk belanja mainan 6 bulan kemudian.”


antara groovia dan rainbow

8 Januari, 2013

Gara-gara modem dan decoder groovia kesambar petir di bulan Oktober 2012 lalu, ditambah gejala kecanduan Disney Junior dan Nickelodeon pada anak-anak, kami memutuskan untuk stop langganan paket prima (IPTV, Speedy dan Telepon Rumah hanya Rp275 ribu/bulan plus pulsa telepon) kemudian kembali kepada koneksi internet Speedy saja yang katanya lebih stabil. Ternyata benar, tanpa groovia koneksi Speedy terasa jauh lebih cepat karena jalurnya tidak dibagi dengan si IPTV, walaupun hanya mengambil paket kecepatan 384 kbps (Rp99 ribu/bulan).

Belum ada sebulan balik ke Speedy, ada agen Firstmedia datang menawarkan paket Combo Rainbow Plus yang memadukan antara home cable dengan koneksi internet hingga 512 kbps hanya Rp45 ribu/bulan. Tertarik dengan tawaran kecepatan lebih tinggi dan biaya lebih murah, akhirnya kami pun memasangnya. Namun karena dalam taraf percobaan kami tidak memutus Speedy, sebagai cadangan.

Sejak awal pemasangan kami sudah merasakan perbedaan yang sangat signifikan. Dalam hal siaran TV, groovia membuka semua channel, sedangkan Rainbow hanya membuka 21 siaran lokal plus sedikit siaran mancanegara. Untunglah siaran untuk anak-anak hanya D-Kids dan Jimjam yang menurut kami lebih positif bagi anak-anak. Dengan fitur TV yang terbatas, interaksi sesama anggota keluarga menjadi lebih baik.

Sedangkan dalam hal koneksi internet kecepatan Fastnet pada Rainbow terasa lebih lambat daripada Speedy pada groovia. Fastnet pada Rainbow menawarkan kecepatan unduh hingga 512 kbps tetapi kecepatan unggah hanya 110 kpbs. Sedangkan Speedy yang menawarkan kecepatan unduh dan unggah hanya 384 kbps mampu memberikan kinerja yang lebih stabil bahkan sering memberi lebih.

hasil uji kecepatan fastnet 512 kbps

hasil uji kecepatan speedy 384 kbps

Pada awalnya koneksi Fastnet pada Rainbow ini menguntungkan karena anak-anak dipaksa mengurangi aktivitas bermain game online. Lama kelamaan, koneksi yang tidak stabil bikin kesal istri yang menggunakan aktivitas internet untuk berjualan online. Sehingga saya pun kembali menyambungkan Speedy yang menganggur selama sebulan lebih.


::: Arena Konglomerat … Anda dinyatakan Pailit

2 Mei, 2005

“Kocek Anda bernilai < -20 juta “( Anda dinyatakan Pailit”

Akhirnya, kuklik juga tombol RESET untuk keluar dari jalur melarat yang menyesakkan sbg PNS, …

::: Arena Konglomerat …


::: Arena Konglomerat … Apa jadinya jika bermain simulasi sebagai PNS?

27 April, 2005

Bayangkan, sudah 20 tahun saya sebagai PNS dengan penghasilan 4juta rupiah per bulan, dan aset sebuah mesin potong rumput seharga 600ribu rupiah yang memberi pemasukan 5000 rupiah perbulan. Saya hanya mendapatkan pemasukan 625ribu rupiah per bulannya.

Dan yang lebih menyesakkan dada adalah jumlah kocek saya sebesar:
Rp -23.132.500,-
artinya adalah saya memiliki hutang sebesar itu setelah bekerja 20 tahun sebagai PNS ???!!!

mau tahu yang terjadi 7 tahun kemudian? TIDAK JAUH BEDA! karena hutang saya berlipat dua kalinya menjadi Rp -52.647.500,- pheww!!

It’s only game… but it can be a true game… who knows?

::: Arena Konglomerat …


::: Arena Konglomerat … Kecerdasan Finansial

26 April, 2005

TAHUKAH ANDA APA ITU FINANSIAL QUOTIENT (FQ)?
TAHUKAH ANDA APA YANG MENYEBABKAN BILL GATES, KENNEDY, ROCKEFELLER, FORD, J. PAUL GETTY, DAN ROSS PEROT BEGITU KAYA?!!
DAN TAHUKAH ANDA TENTANG RUMUS 10:90???

Ya, perlu anda ketahui bahwa dalam diri manusia telah terbentuk kecerdasan-kecerdasan, seperti yang kita ketahui bersana yaitu IQ, EQ dan SQ, namun sedikit orang yang mengetahui dan menyadari sebuah kecerdasan yang akan membawa orang itu kepada kekayaan hakiki, kekayaan yang selama ini hanya dimiliki oleh orang-orang kaya. Merekalah orang yang telah mengoptimalkan kecerdasan finansialnya yang akan mencapai kekayaan sebagai orang KONGLOMERAT kelas DUNIA!

Rumus 10:90 tidak lain adalah sebuah perbandingan antara orang-orang konglomerat dengan orang melarat! Ya, dari hasil penelitian yang pernah dilakukan di suatu wilayah di Amerika, dihasilkan perbandingan bahwa orang konglomerat hanya berkisar 10 % dari total penduduk yang menduduki wilayah tersebut. Dan meskipun orang-orang konglomerat tersebut hanyalah sebanyak 10 % (bahkan kurang dari itu!!), namun mereka memiliki kekayaan orang-orang yang 90 % tadi, sehingga apabila di jumlahkan maka hasilnya akan sama, bahkan mungkin akan tetap unggul jumlah orang-orang konglomerat tadi yang hanya 10 % !!! LUAR BIASA!!

Inginkah anda memiliki kekayaan sejati seperti orang-orang itu? Tahukah anda bahwa mereka pun dulunya bukanlah apa-apa….bahkan sangat melarat-kalau boleh saya katakan-namun karena kegigihan mereka dan perjuangan mereka yang tak pernah henti dalam menggapai keinginannya….akhirnya mereka layak mendapatkannya.

Dan di ARENA KONGLOMERAT ini, anda akan kami ajak untuk bermain dan berpetualang dalam perjuangan hidup untuk menggapai keinginan anda. Kami bukanlah memberikan ceramah ataupun pidato basa-basi-yang tidak menjadikan anda apa-apa-kami berkeinginan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama anda dalam membangun bisnis, keluar dari perlombaan tikus (permainan orang melarat) dan mencapai kekayaan sejati, bukan saja uang yang anda dapatkan, namun lebih dari itu….karena kesuksesan bukanlah akhir, namun kesuksesan adalah sebuah perjalanan, sebuah proses!!
Mari mulailah dari sekarang kita singsingkan lengan baju, dan maju ke arena kehidupan guna menggapai kebahagiaan kita, kekayaan sejati…karena SUKSES ADALAH HAK KITA SEMUA!! Bukanlah milik segelintir orang…..

::: Arena Konglomerat …


::: Arena Konglomerat … Testimonial

20 April, 2005

Berikut ini adalah kesan dan komentar dari beberapa GOLD MEMBER yang telah bergabung dan mengambil beberapa manfaat positif dari simulasi permainan ini.

widya graha dirga 09-04-2005

Awalnya saya tidak sengaja membaca buku Kiyosaki berjudul Prophecy. Apa yang terjadi setelahnya adalah membuka cara pandang saya terhadap uang, Kiyosaki bukan memberi kita cara untuk kaya melainkan mengajarkan pendidikan finansial di mana kita melakukan pengelolaan terbaik dengan uang yang kita miliki. Akibatnya secara tak sengaja menuntun saya untuk mencari informasi tak terbatas di internet, ketika ada yang menawarkan penerapannya dalam suatu game elektronik versi Indonesia. saya langsung menerapkan pendidikan finansial saya miliki di situs arenakonglomerat.com. Betapa terkejutnya saya ketika di tawarkan menjadi Gold Member dari afiliasi yang di tawarkan situs ini, akhirnya saya mulai mengenal dunia saya yang cerah di masa depan. Saya tidak manganjurkan anda untuk ikut di program afiliasi, tapi saya sangat menyarankan untuk ikut dalam permainannya. Selamat mengenal dunia Investor, Semoga sukses.

Lingga 12-04-2005

Wah, pokoknya buanyak banget deh, manfaat yg gw dapet dari game ini…kayaknya sayang deh kalo ada yang belum ikutan…

mas purnomo 12-04-2005

Sebelumnya saya sering membaca buku Robert T Kyosaki, disana diperkenalkan aset, liabilitas, laporan keuangan serta papan permainan cashFlow 101, saya tertarik sekali ingin memainkan permainan tersebut, tetapi dari sumber yang saya dapat harga papan tersebut mahal sekali, untuk bisa ikut dalam pelatihan yg diselenggarakan EO tertentu saja biayanya mencapai ratusan ribu rupiah, setelah saya diperkenalkan arenakonglomerat.com ternyata inti dari permainannya mirip sekali..

banyak manfaat yang saya dapat dari permainan ini, saya jadi mengerti apa yang harus saya lakukan sebagai employe untuk mencapai kbebasan financial…

Robert karginta 13-04-2005

Robert T Kiyosaki memang hebat dengan permainan cashflownya semoga banyak dari kita orang indonesia menuju kebebasan finansial. kami salut atas di prakarsainya game di arenakonglomerat.com dimana kami tidak usah jauh-jauh untuk dapat belajar sambil bermain cashflow. sukses untuk semua…..

Imam Malik 15-04-2005

Sebelumnya saya pernah baca buku-bukunya Ki Robert K. Tapi asli saya enggak pernah tau apa itu Cash Flow Game 101. Nah kebetulan ada tawaran dari arena konglomerat ya udah kesmpatan nih.Waah ternyata menyenangkan juga ya permainan Cash Flow ini, kita jadi tahu apa itu asset dan liability, dan feeling entrepreneur kita juga dilatih jadi lebih tajam melihat peluang

Afriandi Eka Prasetya 16-04-2005

Asyik banget!!!! jadi inget jaman budak waktu main monopoli “) yang jelas rugi deh kalo belom kenal sama yang satu ini, jadi belajar sabar untuk berada di jalur melarat… 😦 terus terang, gem yang seperti ini gak cuma asyik buat ngebunuh waktu, tapi juga mencerdaskan, MENCERAHKAN! dan impact lainnya mendapatkan Passive Income juga “)

::: Arena Konglomerat …


%d blogger menyukai ini: