kalau masih belajar

4 Mei, 2015

Kalau masih belajar, turuti saja arahan guru, tetap bersamanya sampai materinya selesai.

Kalau masih belajar, abaikan saja ocehan orang lain, fokus pada pelajaran, bertahan hingga lulus ujian.

Kalau masih belajar, jangan hiraukan cibiran orang, mereka mungkin tidak tahu deritamu atau lupa pernah begitu.

Kalau masih belajar, bersabarlah, kerjakan tugas, bersemangat lah walaupun jenuh dan bosan.

(@nd, 14071436)

View on Path


guru dan pendidikan

2 Mei, 2015

Ing ngarso sung tulada – Seorang guru adalah model, ia digugu dan ditiru.

Menjadi contoh bagi murid-muridnya. Sebagai teladan kebenaran dan kebaikan.

Ing madya mangun karsa – Seorang guru adalah pendidik, mengajarkan ilmu dan membangun inisiatif positif.

Membangkitkan hasrat untuk maju serta akhlak untuk perilaku.

Tut wuri handayani – Seorang guru adalah motivator, penyebar semangat.

Mendorong progresivitas, bukan menghakimi apalagi mematahkan asa.

Pendidikan adalah hak setiap insan. Bukan hanya milik yang cemerlang, apalagi hanya yang beruang.

Pendidikan seharusnya mencerdaskan, secara pengetahuan, emosi maupun budi pekerti.

Pendidikan mengantarkan peradaban. Bukan hanya beradab di dunia, lebih penting lagi masuk surga.

(@nd, 02052015)

View on Path


ayam di dalam botol

24 Februari, 2015

Siapa yang bisa mengeluarkan ayam dari dalam botol?

***

Pada sebuah pertemuan akhir sebelum ujian akhir pelajaran bahasa arab, datanglah murid kepada gurunya mengadukan betapa sulitnya belajar bahasa arab.

Guru tersebut lalu bertanya kepada seluruh murid di kelasnya apakah mereka setuju dengan hal tersebut? Lalu ramailah kelas atas pertanyaan sang guru dengan berbagai macam jawaban.

Maka guru memutuskan untuk mengganti pelajaran hari itu dengan sebuah permainan. Guru menggambar di papan tulis sebuah botol dengan ayam betina berada di dalamnya.

Ia berbalik menghadap kepada para murid lalu bertanya: ” Siapa yang bisa mengeluarkan ayam dari dalam botol?”

Para murid berupaya menjawab pertanyaan tersebut tetapi semuanya tidak berhasil menjawabnya dengan benar.

Suasana kelas menjadi sepi. Lalu terdengar suara putus asa dari ujung kelas: “Pak Guru, ayamnya tidak bisa keluar kecuali botolnya dipecahkan atau kita bunuh si ayam.”

Sang guru berkata, “Oh, tidak boleh begitu.”

Lalu si murid berkata dengan nada sarkastis, “Kalau begitu, cari saja orang yang memasukkan si ayam ke dalam botol agar dia mengeluarkannya.”

Kelas pun bergemuruh dengan tawa para murid. Kemudian hening kembali.

Sang guru lalu berkata, “Benar! Itulah jawabannya! Hanyalah orang yang memasukkan si ayam ke dalam botol yang bisa mengeluarkannya. Begitu pula dengan kalian! Kalian telah memiliki konsep bahwa bahasa arab itu sulit. Tidak peduli bagaimana saya menjelaskan dan mencoba membuatnya lebih mudah, maka tidak akan berhasil. Siapapun tidak dapat membantu kalian. Kecuali jika kalian semua melepaskan anggapan tersebut sebagaimana kalian telah menyetelnya di dalam pikiran kalian tanpa bantuan siapapun.”

***

Demikianlah kisah tentang ayam di dalam botol. Berapa banyak ayam yang telah kita masukkan ke dalam botol pikiran kita?

Maka tidak satupun di dunia ini susah, jika kita mendahulukan iman kepada Allah. Lalu bangun konsep dalam pikiran kita bahwa tidak ada yang sulit, kecuali kemauan kita yg membuatnya sulit. Buatlah konsep yang mudah. Maka semua hambatan dan masalah akan mudah diatasi.

Dengan demikian kita semua dapat mengeluarkan ayam dari dalam botol.

***

View on Path


tentang mama

4 Februari, 2015

Mama saya adalah guru terbaik saya sepanjang hidup. Bukan hanya karena beliau adalah seorang guru, namun beliau telah mendidik melalui teladan perjuangan, kesabaran, berbagi, menabung, dan tepat waktu.

Semoga Allah melimpahkan kepadanya hidup yang berkah, usia yang panjang dalam iman dan takwa.

View on Path


%d blogger menyukai ini: