Keutamaan salat subuh

29 September, 2015

Berikut ini sepenggal kisah tentang Hajjaj bin Yusuf As-Saqafi, gubernur Irak pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan. Dia terkenal sangat kejam dan otoriter dalam menjaga stabilitas keamanan dan membasmi semua pemberontakan.

Suatu ketika dalam sebuah perjalanan Hajjaj bin Yusuf terperosok ke dalam sungai dan nyaris tenggelam. Seorang nelayan mengenali sang gubernur kemudian berusaha menyelamatkannya.

Setelah berhasil naik ke atas perahu, sang gubernur bertanya, “Apakah kamu mengenaliku?” Si nelayan menjawab lugas, “Ya, kamu adalah Hajjaj si Lalim.”

Hajjaj kembali bertanya, “Lalu mengapa kamu menolongku?” Si nelayan tersenyum lalu berkata, “Sesungguhnya saya tidak menyelamatkan kamu, melainkan saya benar-benar tidak suka jika kamu mati syahid apabila tenggelam di sungai.”

Hajjaj geram dengan jawaban si nelayan, ia pun bertanya, “Apakah kamu tadi pagi salat subuh?” Si nelayan menjawab, “Ya!” Maka Hajjaj berkata, “Kalau begitu, kamu selamat dari pedang saya.”

http://rumaysho.com/1819-keutamaan-shalat-shubuh.html


%d blogger menyukai ini: