Periksa lagi pondasi rumah kita

11 November, 2015

image

Pernahkah kita memikirkan tentang pondasi rumah kita? Apakah sama rumah yang dibangun di atas ketaatan dengan yang di atas hawa nafsu?

Jika rumah itu adalah bangunan fisik yang dibina dengan batu, dinding dan atap, mungkin perlu renovasi besar yang menghabiskan biaya besar untuk memperbaiki dan memperkokoh pondasinya.

Untungnya rumah bukanlah sekadar bangunan fisik. Sejatinya ia adalah bangunan jiwa. Apabila ia perlu perbaikan, maka renovasi yang perlu dilakukan adalah perbaikan jiwa.

Akan tetapi perbaikan jiwa tidaklah semudah perbaikan fisik. Ia memerlukan keikhlasan dan kelapangan hati. Untuk memperbarui niat dan mengazamkan tekad. Memelajari lagi ilmunya dan bersabar dalam membina.

Karena sabar bukan melulu di atas musibah dan takdir. Tetapi sabar yang utama ada di atas ketaatan dan kebersamaan. Semoga Allah memberkahi.

@nd, 28011437


antara groovia dan rainbow

8 Januari, 2013

Gara-gara modem dan decoder groovia kesambar petir di bulan Oktober 2012 lalu, ditambah gejala kecanduan Disney Junior dan Nickelodeon pada anak-anak, kami memutuskan untuk stop langganan paket prima (IPTV, Speedy dan Telepon Rumah hanya Rp275 ribu/bulan plus pulsa telepon) kemudian kembali kepada koneksi internet Speedy saja yang katanya lebih stabil. Ternyata benar, tanpa groovia koneksi Speedy terasa jauh lebih cepat karena jalurnya tidak dibagi dengan si IPTV, walaupun hanya mengambil paket kecepatan 384 kbps (Rp99 ribu/bulan).

Belum ada sebulan balik ke Speedy, ada agen Firstmedia datang menawarkan paket Combo Rainbow Plus yang memadukan antara home cable dengan koneksi internet hingga 512 kbps hanya Rp45 ribu/bulan. Tertarik dengan tawaran kecepatan lebih tinggi dan biaya lebih murah, akhirnya kami pun memasangnya. Namun karena dalam taraf percobaan kami tidak memutus Speedy, sebagai cadangan.

Sejak awal pemasangan kami sudah merasakan perbedaan yang sangat signifikan. Dalam hal siaran TV, groovia membuka semua channel, sedangkan Rainbow hanya membuka 21 siaran lokal plus sedikit siaran mancanegara. Untunglah siaran untuk anak-anak hanya D-Kids dan Jimjam yang menurut kami lebih positif bagi anak-anak. Dengan fitur TV yang terbatas, interaksi sesama anggota keluarga menjadi lebih baik.

Sedangkan dalam hal koneksi internet kecepatan Fastnet pada Rainbow terasa lebih lambat daripada Speedy pada groovia. Fastnet pada Rainbow menawarkan kecepatan unduh hingga 512 kbps tetapi kecepatan unggah hanya 110 kpbs. Sedangkan Speedy yang menawarkan kecepatan unduh dan unggah hanya 384 kbps mampu memberikan kinerja yang lebih stabil bahkan sering memberi lebih.

hasil uji kecepatan fastnet 512 kbps

hasil uji kecepatan speedy 384 kbps

Pada awalnya koneksi Fastnet pada Rainbow ini menguntungkan karena anak-anak dipaksa mengurangi aktivitas bermain game online. Lama kelamaan, koneksi yang tidak stabil bikin kesal istri yang menggunakan aktivitas internet untuk berjualan online. Sehingga saya pun kembali menyambungkan Speedy yang menganggur selama sebulan lebih.


%d blogger menyukai ini: