Allah lebih besar

31 Juli, 2012

Pada mulanya konsep betapa besarnya Allah barangkali merupakan hal yang rumit dipahami anak-anak. Hanya dengan kata-kata bahwa Allah Mahabesar, jauh lebih besar daripada manusia, daripada ultraman (tokoh fiktif jagoan buatan Jepang) dan konsep yang benar mengenai keberadaan-Nya yang di atas langit saja masih membingungkan mereka. Apalagi jika orang tua menyampaikan konsep yang salah tentang Tuhan ada di mana-mana atau ada di dalam diri manusia, tentulah akan menjadi sangat tidak masuk akal bagi mereka.

Namun sekembalinya pulang dari Planetarium, Radya dan Tsuraya membahas kembali dengan babanya mengenai konsep kemahabesaran Allah. “Allah kan lebih besar ya, Baba?” ujar mereka. Baba menjawab, “Bagaimana menurut kalian Allah lebih besar?”. “Iya, kan planet dan matahari itu besar,” kata Tsuraya yang disambut oleh Radya, “Bumi lebih kecil daripada matahari.” Baba penasaran, “Lalu?” Radya melanjutkan, “Manusia kan tinggal di bumi, keciiil sekali!” Tsuraya pun menimpali, “Allah kan ada di atas langit, jadi lebih besar!”

Masya Allah, semoga Allah memberkahi mereka.


ulasan film: Bodyguards and Assasins

16 Mei, 2010

Bodyguards and Assassins mengambil latar 4 hari di tahun 1906, di Hongkong yang walaupun merupakan teritori kerajaan Inggris masih dalam kedaulatan Dinasti Qing. 4 hari tersebut adalah hari penyambutan Dr. Sun Yat Sen, tokoh demokrasi China, yang akan kembali dari Jepang untuk memimpin pemberontakan liga rakyat China bersatu. Demokratisasi di China pada saat itu dirasa perlu untuk menyamaratakan hak-hak asasi manusia, menghilangkan keistimewaan kekaisaran yang dianggap berasal dari Titah Langit.

Intrik, spionase, perjuangan pers China Daily, donasi pengusaha lokal pada perjuangan demokrasi, strategi penyelamatan, tayangan kekerasan berupa adu bela diri, serta cinta keluarga dan tanah air, menghias sepanjang film ini. Sayangnya saya belum sempat menyelesaikan hingga akhir film karena harus mendarat di London.


%d blogger menyukai ini: