menyiasati kelas ekonomi

19 Mei, 2013

wpid-7800478752_6f4e8c5327_o.jpegTerbang di kelas bisnis memang jauh berbeda rasanya dibandingkan dengan terbang di kelas ekonomi. Penerbangan kelas bisnis memberikan fasilitas di antaranya tempat duduk yang nyaman dan luas serta jarak antar kursi yang lebar, sambutan istimewa dari kru kabin yang mengucapkan nama Anda dengan baik, menu makanan lebih baik yang disajikan dengan gerabah keramik dan cuttleries logam. Belum lagi fasilitas ruang tunggu khusus di bandara yang menyediakan kenyamanan lengkap dengan hidangan berkelas. Untuk perjalanan lebih dari 4 jam atau perjalanan ke belahan dunia yang lain, penerbangan kelas bisnis membuat kita jauh dari rasa lelah dan pegal karena kursinya dapat diubah menjadi tempat tidur yang rata untuk membaringkan badan. Intinya adalah kenyamanan.

Penerbangan kelas ekonomi jelas sangat jauh dari semua kenyamanan itu: tempat duduk dan ruang kaki yang sempit, tidak ada premugari yang menyebut nama Anda, menu makanan standar (bahkan di beberapa maskapai harus membayar) disajikan dengan peralatan plastik. Kecuali maskapai premium yang memberikan fasilitas kelas ekonomi yang lebih baik dan sedikit lebih nyaman, tentu dengan biaya yang lebih mahal. Namun sebagai penumpang kelas ekonomi dapat menyiasati itu semua dengan mengambil tempat duduk di barisan paling depan atau di barisan emergency exit yang memberi ruang kaki lebih longgar. Untuk barisan emergency exit biasanya terdiri dari 2 baris, pilihlah baris kedua yang sandaran bangkunya bisa disesuaikan. Untuk penerbangan luar negeri, gunakan fasilitas special meal (dapat memesannya sebelum check in melalui agen perjalanan maupun situs web maskapai), agar pramugari melayani Anda dengan menyebut nama dan menghidangkan makanan pesanan Anda sebelum mereka melayani penumpang lainnya. Jika Anda ingin berbaring, tanyakan kepada pramugari bangku yang kosong, dan Anda dapat berpindah ke sana ketika pesawat sudah mengudara dengan stabil sehingga dapat meluruskan badan dan kaki Anda. Intinya adalah menyiasati.

Ikutilah program kesetiaan pelanggan atau frequent flyer, semakin sering Anda terbang dan mencatatkan penerbangan Anda pada program tersebut sehingga dapat meningkatkan keanggotaan. Anggota biasanya mendapatkan penawaran istimewa untuk beberapa fasilitas penerbangan. Pada tingkatan tertentu (gold), Anda dapat menikmati fasilitas ruang tunggu eksekutif di bandara tanpa membayar apapun. Dengan poin atau miles yang Anda kumpulkan dari semua penerbangan, Anda dapat menikmati naik-taraf dari kelas ekonomi ke kelas bisnis tanpa biaya tambahan. Intinya adalah menikmati.

Have a safe and pleasant flight!


gff gold bagi penumpang bisnis

11 Februari, 2013

GFFwebaboutgffregular-card3sebagai pemegang gff gold berhak mendapat fasilitas garuda executive lounge/ gff lounge di bandara domestik untuk 1 orang. sebagai penumpang kelas bisnis juga berhak mendapat fasilitas garuda executive lounge di bandara domestik untuk 1 orang. (di beberapa bandara meminta kartu undangan/invitation card yang berwarna biru). maka sebagai pemegang gff gold sekaligus penumpang kelas bisnis saya beranggapan berhak mendapatkan fasilitas lounge untuk 2 orang.

di terminal 2F bandara soetta cengkareng saya pergi ke garuda executive lounge bersama seorang teman perjalanan yg duduk di kelas ekonomi. tetapi petugas lounge menolak dan menjelaskan bahwa jika saya pemegang gff platinum maka dibolehkan menikmati fasilitas lounge untuk 2 orang. kemudian petugas menyarankan ke gff lounge. pada mulanya kamipun ditolak, namun saya membujuk sehingga petugas meminta advis supervisornya dan kami dibolehkan masuk dengan jatah 1 orang dengan kartu gff gold dan 1 orang lagi dengan status penumpang bisnis.

tidak demikian halnya di bandara palembang. petugas lounge syailendra/garuda executive lounge menolak kami dan ditegaskan lagi dengan menelepon petugas cek in, dengan alasan nama yang tertera dalam kartu invitation atas nama saya sehingga tidak boleh satu nama dicatat 2 kali. saya mencoba membujuk namun akhirnya harus mengalah dan membayar Rp50 ribu agar teman saya dapat turut masuk ke lounge bersama saya.

😦


%d blogger menyukai ini: