Demi apa

11 Maret, 2016

Demi timesheet, kita rela disiplin masuk kantor dan taat jam kerja. Demi merit increase, kita rela lebih produktif mengejar KPI. Prestasi dunia yang bakalan ditinggal.

Apakah kita juga dengan sukarela, untuk disiplin menuntut ilmu agama, taat salat di awal waktu, dan produktif beramal kebajikan? Demi akhirat yang lebih kekal?

@ndi, 11032016


ihwal dunia

1 Maret, 2015

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ

Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.

(QS 11: 15-16) – at Masjid Al Muhajirin wal Anshor

View on Path


kerja, kerja, kerja

29 Oktober, 2014

ketika orang lain menganggapmu lamban bergerak, mereka tidak melihat gejolak yang bergemuruh di dalam benak dan hatimu.

ketika orang lain kemudian menganggapmu tergesa-gesa melangkah, mereka tidak melihat bagaimana engkau telah mengurai gejolak dan menyusunnya rapi.

ketika orang lain menganggapmu rendah, mereka tidak melihat kepedulianmu kepada dunia yang terabaikan.

ketika orang lain menganggapmu bergaya tinggi, mereka tidak melihat perjuanganmu meniti kesukaran dan membangun kenyamanan.

ketika orang lain menganggapmu tak bermutu, mereka tidak melihat apa yang tersembunyi di balik cangkang sederhanamu.

ketika orang lain beranggapan buruk kepadamu, mereka tidak melihat bagaimana engkau susah payah menjalin kebaikan.

ketika orang lain kehabisan peluru untuk menghujatmu, mereka tidak memberi kesempatan pada diri mereka untuk mengakui bahwa engkau tidak membalasnya.

itu semua karena kamu sepenuhnya bekerja untuk Dia, dan engkau tak hirau dengan berbagai sebutan manusia.

(06-01-1436)

View on Path


clean up days

23 November, 2010

Semakin banyak disposisi yang mampir ke meja kita dan manajemen surat menyurat kita masih first in first out ataupun berdasarkan urgensinya, mau gak mau, semakin kita akan mendapati meja kerja kita berisi dengan kertas-kertas. Dan seringkali kita menyayangkan untuk menyingkirkan semua berkas itu dari meja kita dengan alasan masih berguna ataupun masih diperlukan andaikata dipertanyakan. Clean desk management sudah diberlakukan di level manajemen yang lebih sering menerima tamu, tentu saja akan merepotkan dan mempermalukan diri apabila terlalu banyak tumpukan kertas di mejanya. Lalu bagaimanakah jika clean desk management mulai diterapkan di level worker, yang jelas-jelas bekerja dengan semua kertas dan disposisi dari atasannya? Aniway, happy clean up days!


%d blogger menyukai ini: