tentang KTA

11 September, 2015

Nomor telepon muncul tanpa nama di layar ponsel, ketika diangkat terdengarlah suara perempuan (P) di seberang.

P: “Halo, selamat siang.”

Saya (S): “Selamat siang.”

P: “Pak Eka, saya P dari DBS.”

S: “Oh iya mba P, ada apa ya?”

P: “Bapak sudah dapat penawaran KTA?”

S: “KTA apa itu mbak?”

P: “Kredit tanpa agunan, Pak.”

S: “Oh, pinjaman tunai ya, Mbak?”

P: “Iya, Pak. Kami menawarkan KTA yang cukup ringan bagi Bapak untuk mencicil.”

Biasanya saya langsung tutup atau menolak jika mendapat penawaran kredit semacam ini. Tapi kali ini saya coba sebuah test case.

S: “Mbak, kreditnya bebas riba, tidak?”

P: “Riba? Eh, itu bukannya syariah ya, Pak?”

S: “Mbak tahu riba?”

P: “Ya, tahu lah, Pak. Saya kan muslim.”

S: “Nah, karena mbak seorang muslimah. Saya bertanya apakah KTA yang mbak tawarkan itu bebas riba?”

P: “Maksud Bapak?”

S: “Menurut mbak, riba itu apa?”

P: “Riba itu kan bunga, kan Pak? Wah, kalau KTA, ya pakai bunga, Pak.”

S: “Kreditnya pakai bunga? Jadi menurut mbak, sebagai seorang muslimah, bagaimana?”

P: (terdiam sejenak)
Lalu komunikasi telepon pun ditutup.

***


pilih mana?

19 November, 2014

Pilih mana?

Menjadi nasabah gold sebuah bank internasional dengan fasilitas platinum dan peroleh kartu kredit premium free annual fee dengan syarat penempatan dana segar minimum Rp500 juta pada deposito fleksibel untuk 3 bulan bertaraf bunga 7,75%.

Atau tawaran penempatan dana minimum Rp8 juta pada deposito berjangka 3 bulan bertaraf bunga 7,75% di sebuah bank regional?

Hmm…

View on Path


free mini cup Häagen-Dazs

23 Maret, 2013

banner_shell_free_minicupSebagai salah satu pelanggan pompa bensin Shell dan pengguna kartu kredit Citibank, selalu saja mendapat penawaran bertubi-tubi dari kerja sama keduanya. Yang paling saya nikmati adalah bolehnya potong poin sehingga mendapatkan harga bensin lebih murah daripada harga tertera. Poin diperoleh dari pembelanjaan kartu kredit di manapun termasuk di pombensin. Penawaran yang berlaku pada 18 Februari – 31 Maret 2013 adalah dengan minimum transaksi Rp 300 ribu akan mendapatkan 1 (satu) Minicup Häagen-Dazs. Pada mulanya di spanduk hanya tertera tanda bintang, syarat dan ketentuan berlaku. Kemudian di setiap spanduk yang terpampang di pombensin Shell, ditempel tambahan “pada transaksi kedua”.

Ternyata, tidak cukup sampai di situ. Karena tidak membaca halaman promo Citibank, saya mendapat kejutan justru ketika menukarkan receipt bertuliskan Free 1 Minicup Häagen-Dazs di retail shop bandara Soetta Cengkareng. Pramuniaga yang menerima saya mengatakan bahwa akan memotong poin yang saya miliki untuk memperoleh es krim gratis. Pramuniaga kedua yang melihat saya bertengkar kecil dengan temannya malah dapat menjelaskan dengan lebih baik. Bahwa setiap membeli bensin Shell sebagaimana disebut di atas, pada transaksi kedua akan diberikan bonus poin sebanyak 1350 poin yang dapat ditukarkan dengan es krim gratis. Sebenarnya belanja dengan poin adalah belanja gratis, namun karena banyak pelanggan seperti saya yang tidak membaca lengkap syarat dan ketentuan dan hanya cukup dengan iklan di spanduk, merasa kena jebakan betmen.

Bagaimanapun, ketika kesederhanaan menjadi sesuatu yang berharga, saya akhirnya membawa pulang  1 minicup es krim untuk dinikmati bersama istri tercinta 🙂


%d blogger menyukai ini: