maafkanlah

15 April, 2015

4:149

إِنْ تُبْدُوا خَيْرًا أَوْ تُخْفُوهُ أَوْ تَعْفُوا عَنْ سُوءٍ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا قَدِيرًا

Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.

http://quran.com/4/149 – at Stasiun Cepu

See on Path


berbuat baik

23 November, 2014

Perbuatan baik kita sebaiknya bukan sekadar membangun kredibilitas dan demi harga diri, melainkan ikhlas karena Allah.

View on Path


mengambil hak orang lain

20 Oktober, 2010

bertukar tempat duduk jika diijinkan oleh si empunya barangkali tidak masalah bagi beberapa orang. namun jika ada yg merasa dirugikan tentulah menjadi masalah. apalagi jika si empunya tidak merelakan dan memperkarakan. di situlah butuh kelapangan hati, pengakuan, dan permaafan. 😉


mudah lupa

18 Oktober, 2010

karakter dasar manusia adalah lemah dan mudah lupa, sehingga sebagai manusia kita memiliki tuntutan moral untuk saling mengingatkan dan saling memaafkan.

apalagi kalau yang lupa itu adalah orang yang pernah memimpin kita, perlu pemakluman yang lebih besar dari sekedar tepa selira lagi sebagai rasa mikul dhuwur mendhem jero.


[keluarga] sulitnya minta maaf

16 Juli, 2008

Teman,
Barangkali ketika kecil kita tidak terbiasa melihat orangtua kita meminta maaf kepada kita. Malah selalu harus kita yang minta maaf kalau perilaku kita dianggap salah oleh orangtua. Padahal saat itu kita sendiri bingung mengapa kita dianggap bersalah karena orangtua tidak pernah menjelaskan hal itu. Boleh jadi kesalahan itu karena orangtua tidak menyampaikan pesan dengan jelas sehingga kita sebagai anak kecil tidak menangkap pesan dengan benar. Mungkin juga karena
kita belum dapat mendefinisikan perilaku tersebut sebagai sebuah kesalahan.

Mudah-mudahan ketika kita menjadi orangtua tidak perlu mengulangi kesalahan yang sama: selalu menuntut anak meminta maaf. Justru sebagai orangtua harus mulai belajar mendahului minta maaf kepada anak, sehingga anak dapat belajar apa yang salah dan apa yang benar, mana
yang perlu dimintakan maaf dan mana yang perlu diberikan maaf.

[thanks to raka, my two year old son, for accept my apologies]


%d blogger menyukai ini: