bersama kesulitan ada kemudahan

24 April, 2015

Pernah baca atau dengar kalimat berikut ini?

(إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا)

Kalimat itu berasal dari Surat Al-Sharh ayat ke-6. Yang menurut terjemahan memiliki arti:

“sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

**

Kesulitan (العسر) disebut dalam bentuk makrifah (bertanda ال), sedangkan kemudahan (يسرا) disebut dalam bentuk nakirah.

Makrifah (معرفة) adalah lafal yang menunjukkan sesuatu yang diketahui atau tertentu. Adapun nakirah (نكرة) adalah lafal yang menunjukkan sesuatu yang tidak diketahui atau tidak tertentu.

Dengan bentuk penyebutan seperti itu, tentu makna yang terkandung pada ayat ini melebihi apa yang tertulis pada terjemahan.

Apabila “kesulitan” disebut dengan bentuk makrifah, maka hal ini bermaksud menunjuk kepada kesulitan tertentu yang sudah diketahui perihalnya.

Sebaliknya, “kemudahan” disebut dengan bentuk nakirah. Hal ini bermaksud bahwa kemudahan yang dijanjikan itu tidak hanya satu atau pada kemudahan tertentu saja. Akan tetapi Allah menyediakan kemudahan yang tidak kita ketahui jumlahnya untuk dapat mengatasi kesulitan itu.

**

Jadi, jikalau kita menghadapi suatu masalah, maka jangan sampai putus asa, karena bersama kesulitan tersebut telah tersedia begitu banyak kemudahan. Insya Allah.

(@nd, 04071436)

View on Path


%d blogger menyukai ini: