malas salat

26 Maret, 2015

71407281

Pernah dengar ucapan “Shollu fii buyutikum” atau “Alaa shollu fii rihaal” di dalam rangkaian azan?

Ucapan itu dilafalkan di dalam azan ketika kondisi hujan deras yang menyulitkan orang untuk salat berjamaah di masjid.

Arti dari ucapan itu adalah “salat lah kalian di rumah kalian”.

Lihatlah betapa pemurah, Allah kepada hamba-Nya. Dia memberikan keringanan ketika hujan menyulitkan untuk tidak menghadiri salat berjamaah.

Padahal kita juga melihat betapa banyak manusia berjuang menembus pekatnya hujan. Demi hadir di tempat kerja, memenuhi janji sesama makhluk, mengejar target pendapatan, mencari nafkah duniawi.

Bahkan walaupun tanpa keringanan, tetap dilakukan tanpa berat hati.

Sudah begitu jelas demikian, apakah kemudian kita masih malas untuk salat? – at Wisma Mulia

View on Path


hantu pocong

23 Februari, 2014

obrolan antara baba dengan tsuraya sambil menyuapi makan siang.

baba: mba aya, kalau kamu malas makan, nanti tidak bisa menegakkan badan.
tsuraya: jadi lemes ya ba?
baba: iya, ga bisa beribadah dengan baik. hanya berbaring saja.
tsuraya: seperti orang mati?
baba: maka itu kita makan agar tetap hidup.

tsuraya: kalo orang mati nanti jadi pocong ya ba.
eyang ikut menimpali: orang mati itu dibungkus kain kafan.

baba: iya, pocong itu kain kafan yang membungkus mayat.
tsuraya: terus nanti pocongnya bangun, menakut-nakuti orang ya ba?

eyang: mana sempat menakuti orang? mayat itu kalau sudah dikubur sibuk menghadapi pertanyaan malaikat.

baba: iya mbak. yg menakut-nakuti orang itu namanya hantu.
tsuraya: hantu kan setan ya ba?
baba: iya, hantu atau jin yang nakal, itu temannya setan. orang biasa gak bisa melihat mereka.
tsuraya: setan kan hanya bisa dilihat oleh temannya ba.

eyang: wahaha… kalau begitu yang bisa melihat setan sama dengan temannya setan dong?

tsuraya: iya, hihihi. temannya setan.
baba: maka beruntunglah kita yang tidak diperlihatkan, bukan termasuk temannya setan.
tsuraya: aya gak mau ah jadi temannya setan.
baba: makanya, makannya yang lahap dan jangan malas ya!
tsuraya: oke deh ba!


good night, sleep tight

7 Maret, 2013

goodnightGood Night, Sleep Tight” adalah frasa yang biasa diucapkan kepada orang-orang yang beranjak tidur oleh kebanyakan orang yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Frasa tersebut juga sering menjadi judul buku anak-anak yang berisi cerita-cerita pengantar tidur. Walaupun frasa “good night” sudah lazim digunakan sebagai ucapan selamat tidur, tambahan frasa “sleep tight” sendiri baru dikenal penggunaannya pada awal abad ke-20. 

Tanpa bermaksud mencari-cari hubungannya, ternyata di dalam dunia Islam, sudah mengenal frasa yang mirip dengan itu. Namun sayangnya cukup mengerikan jika kita tahu siapa yang memopulerkannya pertama kali. Hadits berikut memaparkannya dengan jelas:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلَاثَ عُقَدٍ يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ: عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ. فَإِنْ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلَانَ
“Setan mengikat tengkuk kepala seseorang dari kalian saat dia tidur dengan tiga tali ikatan, dimana pada tiap ikatan tersebut dia meletakkan godaan, “Kamu mempunyai malam yang sangat panjang maka tidurlah dengan nyenyak.” Jika dia bangun dan mengingat Allah maka lepaslah satu tali ikatan, jika dia berwudhu maka lepaslah tali yang lainnya, dan jika dia mendirikan shalat maka lepaslah seluruh tali ikatannya sehingga pada pagi harinya dia akan merasakan semangat dan kesegaran yang menenteramkan jiwa. Namun bila dia tidak melakukan itu, maka pagi harinya jiwanya menjadi jelek dan menjadi malas beraktifitas”.[HR. Al-Bukhari dan Muslim]

Namun apakah dengan demikian عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ yang berarti “Kamu mempunyai malam yang sangat panjang maka tidurlah dengan nyenyak” dapat diartikan sama dengan “Good night, Sleep tight“?

Wallahu ta’ala a’lam.

Bagaimanapun, beberapa faidah yang dapat dipetik dari hadits tersebut diantaranya adalah:

  1. Kita dikabari hal ghaib oleh Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam– yaitu bahwa setan mengikat tengkuk orang yang tidur dengan tiga tali ikatan.
  2. Setiap kali mengikat talinya, setan membisiki dengan ucapan عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ
  3. Untuk melepas ikatan tali setan tersebut, hendaklah ketika bangun kita berzikir kepada Allah diantaranya dengan doa bangun tidur:Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda :إذا استيقظ أحدكم فليقل : أَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوحِيْ، وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ

    “Apabila salah seorang di antara kalian bangun tidur, hendaklah ia membaca : ‘Segala puji bagi Allah yang telah memberikan ‘afiat kepada tubuhku, mengembalikan kepadaku ruhku, dan memberikan ijin kepadaku untuk kembali berdzikir kepada-Nya”. [HR At-Tirmidzi]

  4. Untuk melepas ikatan tali yang kedua adalah dengan berwudhu, dan untuk melepas tali yang ketiga adalah dengan melakukan shalat minimal 2 rakaat dilanjutkan shalat witir jika ia belum mengerjakannya sebelum tidur.
  5. Dengan melakukan aktivitas tersebut, selain melepas ikatan tali setan, bermanfaat untuk menyegarkan dan semangat yang berdampak kepada ketentraman jiwa.
  6. Lalai mengerjakan hal-hal tersebut akan membuat jiwanya jelek dan tidak bersemangat dalam beraktivitas.

Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan bagi kita untuk mendawamkan amalan yang ringan namun berdampak luar biasa bagi aktivitas kehidupan dan penghidupan kita tersebut. Wallahu waliyyut taufiq.


%d blogger menyukai ini: