berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal

13 Februari, 2015

يا رسول الله هل بقى من بر أبوي شيء أبر هما به بعد موتهما قال نعم الصلاة عليهما والاستغفار لهما وإنفاذ عهد هما وصلة الرحم التي لا توصل إلا بهما و إكرام صديقهما

“Wahai Rasulullah – sallallahu alaihi wa sallam, adakah tersisa perbuatan berbakti kepada orang tua yang masih dapat saya lakukan setelah mereka meninggal?”

Rasulullah – sallallahu alaihi wa sallam – menjawab: “Ada. Berdoa untuk mereka, memohonkan ampunan untuk mereka, memenuhi janji mereka sepeninggal mereka, menyambung tali persaudaraan yang tidak terhubung kecuali melalui mereka, serta memuliakan teman-teman mereka.”

(HR. Ahmad, Al-Bukhari dalam kitab “Al-Adabul Mufrad”, dan Abu Dawud)

View on Path


Anak kecil meninggal

2 Desember, 2014

عَنْ أَبِي حَسَّانَ، قَالَ: قُلْتُ لِأَبِي هُرَيْرَةَ: إِنَّهُ قَدْ مَاتَ لِيَ ابْنَانِ، فَمَا أَنْتَ مُحَدِّثِي عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحَدِيثٍ تُطَيِّبُ بِهِ أَنْفُسَنَا عَنْ مَوْتَانَا؟ قَالَ: قَالَ: نَعَمْ، «صِغَارُهُمْ دَعَامِيصُ الْجَنَّةِ يَتَلَقَّى أَحَدُهُمْ أَبَاهُ – أَوْ قَالَ أَبَوَيْهِ -، فَيَأْخُذُ بِثَوْبِهِ – أَوْ قَالَ بِيَدِهِ -، كَمَا آخُذُ أَنَا بِصَنِفَةِ ثَوْبِكَ هَذَا، فَلَا يَتَنَاهَى – أَوْ قَالَ فَلَا يَنْتَهِي – حَتَّى يُدْخِلَهُ اللهُ وَأَبَاهُ الْجَنَّةَ»

Dari Abu Hassan Radhiyallahu ’anhu, ia berkata:
Saya memberitahu Abu Hurairah, bahwa dua orang anakku telah meninggal dunia. Adakah berita (hadits) Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam yang dapat engkau sampaikan kepadaku yang dapat menyenangkan hati kami berkenaan dengan anak kami yang meninggal itu. Abu Hurairah menjawab: Ada! Anak-anak kecil (yang meninggal) menjadi kanak-kanak surga, ditemuinya kedua ibu bapaknya, lalu dipegangnya pakaian ibu bapaknya – sebagaimana saya memegang tepi pakaian ini – dan tidak berhenti (memegang pakaian) sampai Allah memasukkannya dan kedua ibu bapaknya kedalam surga.

HR. Muslim no. 2635

😥

View on Path


%d blogger menyukai ini: