semua yang baik

21 Oktober, 2016

“Kamu gak minum?” Sang tuan rumah bertanya kepada saya. “Agama saya melarangnya,” saya menjawabnya. “Teman-teman kamu yang muslim itu juga minum,” tanyanya penasaran. “Barangkali mereka punya alasan tersendiri,” jawab saya. “Saya hanya menjalankan agama. Memang minum itu ada manfaatnya dan juga ada keburukannya. Tapi keburukannya lebih besar daripada manfaatnya. Maka itu saya tidak minum,” saya mencoba menjelaskan.

“Kamu juga gak makan babi?” Dia bertanya lagi. “Babi, bangkai dan darah, juga terlarang bagi kami,” jawab saya. Dia bertanya, “Mengapa?” Saya pun menerangkan, “Karena babi, bangkai, dan darah itu kotor. Semua yang kotor terlarang bagi kami dan tidak menyehatkan.” Sang tuan rumah tampak mengerti, lalu saya melanjutkan, “Bukankah masih banyak makanan lain yang bersih, bermanfaat dan menyehatkan?”

Tuan rumah berkata, “Betul juga apa yang kamu katakan.” Saya berkata, “Itulah mengapa agama kami adalah rahmat. Karena semua yang halal dan baik itu bisa dinikmati semua orang. Bermanfaat dan menyehatkan.” Kami pun saling tersenyum lalu melanjutkan menikmati hidangan masing-masing.

#toleransi


gelas anggur

20 Oktober, 2016

​dalam sebuah perjamuan dengan pejabat tiongkok beberapa tahun yg lalu, dituangkan ke dalam gelas-gelas hadirin anggur terbaik yg diproduksi di wilayah tsb. setibanya pelayan di samping meja saya, saya minta menggantinya dengan fresh juice, susu atau yoghurt. sempat beberapa mata memicing kepada saya, sehingga seorang pejabat berkata, “no matter you don’t drink, as long as our partnership lasted.” diikuti oleh tawa hadirin, percakapan dalam perjamuan itu pun mengalir cair. #toleransi


apalah urusanku terhadap dunia

26 Desember, 2014

Apalah urusanku terhadap dunia?

View on Path


ga boleh niup air panas

27 Februari, 2012

Adalah memang benar adanya hadits Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengenai larangan meniup atau bernapas di bejana air minum. Namun ketika ada yang mengatakan bahwa berdasarkan “hasil penelitian” yang tidak diketahui sumbernya, reaksi CO2 dengan H2O menghasilkan asam karbonat H2CO3 yang dapat membahayakan kesehatan, apalagi ditambah “fakta” H2CO3 korosif terhadap besi kemudian bertanya: bagaimana kalau masuk ke paru-paru?

Masalahnya paru-paru kita bukan besi, jadi tidak berlaku hukum korosi 🙂 Lagipula minuman masuk ke lambung melalui kerongkongan, bukan masuk ke paru-paru melalui tenggorokan. Bagaimana bisa masuk ke paru-paru padahal baru sampai tenggorokan saja kita sudah tersedak dan terbatuk-batuk?

Reaksi yang terjadi ketika CO2 dicampur ke air H2O ia akan terbentuk H2CO3 (ini rumus kimianya asam karbonat) itupun dalam jumlah kecil. Asam karbonat adalah asam yang lemah dan pH-nya lebih dekat ke 7 (pH air), sedangkan sebagian besar CO2 larut dalam air. Asam karbonat bermanfaat untuk membuat minuman berkarbonasi, seperti sparkling water ataupun softdrinks.

Adapun peranan asam karbonat di dalam darah adalah sebagai tahap antara dalam mengeluarkan CO2 dari tubuh melalui pernapasan.

Reaksi pembasahan CO2 berlangsung lambat tanpa adanya katalis, tetapi sel darah merah yg mengandung karbonat anhidrase meningkatkan laju reaksi memisahkan ion hidrogen H+ dari asam karbonat yang dihasilkan, dan meninggalkan bikarbonat HCO3- terlarut dalam plasma darah. Reaksi katalisis ini dibalik di paru-paru, mengubah bikarbonat kembali menjadi CO2 agar mudah dikeluarkan.

Kesetimbangan ini berlangsung terus menerus dan memainkan peran penting sebagai penyangga darah manusia dan hewan menyusui.

Agar lebih jelasnya silakan simak dan baca di: (daripada saya minta baca buku Kimia/Biologi SLTA maupun kuliah Kimia Dasar/Biologi Molekuler, hehehe)

http://sciencehack.com/videos/view/nGZ8j2wHUrs
http://en.wikipedia.org/wiki/Carbonic_acid

Mengenai hikmah dari hadits Nabi shallallahu alaihi wasallam tentang larangan mengambil nafas di dalam bejana tidaklah terjawab oleh “penelitian” yang tidak jelas sumbernya tersebut. Cukuplah bagi kita hikmah dari mengikuti sunnah nabi adalah pahala yang menjadi tabungan amal di akhirat. Dan hikmah nyata yang kita peroleh adalah kalau minum yang sabar, tunggu airnya mendingin sendirinya, jangan diminum panas-panas nanti lidahnya terbakar :p

Barakallahufikum.


%d blogger menyukai ini: