Periksa lagi pondasi rumah kita

11 November, 2015

image

Pernahkah kita memikirkan tentang pondasi rumah kita? Apakah sama rumah yang dibangun di atas ketaatan dengan yang di atas hawa nafsu?

Jika rumah itu adalah bangunan fisik yang dibina dengan batu, dinding dan atap, mungkin perlu renovasi besar yang menghabiskan biaya besar untuk memperbaiki dan memperkokoh pondasinya.

Untungnya rumah bukanlah sekadar bangunan fisik. Sejatinya ia adalah bangunan jiwa. Apabila ia perlu perbaikan, maka renovasi yang perlu dilakukan adalah perbaikan jiwa.

Akan tetapi perbaikan jiwa tidaklah semudah perbaikan fisik. Ia memerlukan keikhlasan dan kelapangan hati. Untuk memperbarui niat dan mengazamkan tekad. Memelajari lagi ilmunya dan bersabar dalam membina.

Karena sabar bukan melulu di atas musibah dan takdir. Tetapi sabar yang utama ada di atas ketaatan dan kebersamaan. Semoga Allah memberkahi.

@nd, 28011437


nun di sana

25 Juni, 2013

GambarNun di sana cita-cita kita, ya akhirat namanya
Di dunia ini bukan tempat tinggal, di sini hanya sebentar tidak kekal

Betulkan niat dari sekarang, tukar sikap kita yang merugikan
Qur’an dan sunnah jadikan panduan, agar esok kita tidak kekesalan

Biar susah sedikit kerana Tuhan, untuk menghindar kesusahan yang besar
Yang tidak sanggup ditanggung badan, ambillah i’tibar kalau mahu sedar

Di sana tiada taulan yang membela, amal ibadah itulah pembela kita
Ayo bersegeralah membuat kebajikan, jangan dilalaikan oleh nafsu dan syaitan

Pangkat dan harta tidak akan kekal, bahkan apa yang ada akan ditinggal
Hidup di dunia hanya sementara, buatlah persiapan untuk kesana

Ayo bersegeralah menuju Allah, taatilah Ia minta ampun pada-Nya
Mati bila-bila masa boleh tiba, jangan sampai kita tidak bersedia

Nun disana cita-cita kita, ya akhirat namanya
Di dunia ini bukan tempat tinggal, di sini hanya sebentar tidak kekal

[credit to: nadamurni]


%d blogger menyukai ini: