lemari buku

14 November, 2016

“Sebaik-baik teman duduk adalah buku”, begitu kiranya pepatah arab mengatakan. Alhamdulillah buku-buku bermanfaat yang berada di rak buku saya telah mendampingi saya dalam memelajari agama Islam, baik melalui majelis taklim, siaran radio, maupun siaran dalam jaringan. Buku-buku itu telah hadir melengkapi hari-hari saya dengan ilmu.

Menjadi kebahagiaan kiranya jika ilmu itu bermanfaat bagi diri sendiri dan bagi orang-orang di sekitar kita.

Atas kemudahan dari Allah, melalui blog almarikitab.wordpress.com saya membagikan halaman demi halaman buku-buku yang saya baca kepada Anda yang berminat untuk memelajari Islam dari hal-hal yang mendasar.


Demi apa

11 Maret, 2016

Demi timesheet, kita rela disiplin masuk kantor dan taat jam kerja. Demi merit increase, kita rela lebih produktif mengejar KPI. Prestasi dunia yang bakalan ditinggal.

Apakah kita juga dengan sukarela, untuk disiplin menuntut ilmu agama, taat salat di awal waktu, dan produktif beramal kebajikan? Demi akhirat yang lebih kekal?

@ndi, 11032016


siapa bilang nasi goreng ayam halal?

11 Desember, 2007

kebanyakan kita berpendapat nasi goreng ayam halal, sehingga tak sedikit orang yang makan nasi goreng dengan yakin kehalalannya tanpa mempertanyakan bagaimana proses pembuatannya. jika nasi goreng ayam tersebut buatan dapur sendiri, boleh saja 90% halal (saya tidak katakan 100% karena boleh saja kita menggunakan bahan-bahan yang selama ini dianggap halal tetapi belum bersertifikasi halal). namun bagaimana jika kita makan nasi goreng di restoran, katakanlah restoran tenda yang murah meriah, yang menjual masakan asia, tetapi juga dihidangkan pork asam manis di dalamnya. nah lho! adakah yang dapat memastikan alat masak yang digunakan untuk menggoreng nasi ayam kita adalah alat masak yang berbeda untuk memasak pork asam manis? bahkan lebih jauh jika kita mau menelusuri ayam yang kita makan apakah disembelih dengan cara islam?

waduh, maaf lho, postingan ini bukan untuk membuat pembaca paranoid dengan nasi goreng ayam, apalagi restoran atau rumah makan asia. hanya mengingatkan bahwa ternyata untuk menjaga diri dari hal-hal yang haram itu perlu ekstra hati-hati dan teliti. jangan akhirnya malah merepotkan diri sendiri hingga tidak makan. bukan itu …

sertifikasi halal, jelas menenangkan hati kita. namun bagaimana dengan yang belum bersertifikat? bukan berarti tidak halal, hanya butuh ekstra teliti untuk mengonsumsinya. kecuali jika terpaksa, misalnya berada di negara non muslim yang sulit sekali mencari rumah makan bersertifikat halal (boro-boro bersertifikat, orang-orangnya saja tidak kenal apa itu halal, :p). alhamdulillah, dalam kondisi terpaksa ini Allah memberi keringanan, asalkan kita makan secukupnya saja, dan penuh rasa terpaksa. (QS 2:173, 5:3, 6:119, 6:145, 16:115 ). dan ada satu hal lagi yang banyak muslim yang tidak mau memperhatikan bahwa makanan ahli kitab (yahudi dan nasrani) adalah halal berdasarkan QS 5:5.

pengecualian ini hanya berlaku bagi teman-teman yang mampir di negeri non muslim (bukan tinggal, apabila bermukim sudah wajib baginya mengadakan makanan halal bagi dirinya dan keluarganya) atau tinggal di negara muslim tetapi di daerah yang dikunjunginya sulit ditemukan makanan bersertifikat halal.


look at where the money comes from

6 Desember, 2007

for employees, the money come every month from their employer. for businessmen, the money come from their business. for some self-employees, the money come from the services offered. means that, every works and job will give its worker the money, which will come periodically or occasionally, depends on what kind of job they do. that kind of money is lawful, because it is gained by an effort: working for the job.

sadly, there are still some people who don’t care about where their money comes from. what is in their minds is making a lot of money, multiplied, and does not matter what kind of job they done as long as the money running into their pocket.

guys, find anything good that Allah has provide for us is much better, even there are abundant of black money in the world. but that black money won’t give you happiness and blessings, for it is easy come easy go and sometime troublemakings.


halal is every muslim concern

4 Desember, 2007

not every muslim pay attention to what they eat and drink, padahal it is essential and principal yang membuatnya menjadi salah satu pilar keislaman according to Imam Ahmad say: there are three hadith wahich are essential and principal to muslim, hadith of Umar, hadith of Aisha, and hadith of Nu’man.

hadits dari Umar mengenai pentingnya niat dalam beramal, hadits dari Aisyah mengenai pentingnya rujukan tuntunan dalam beribadah, sedangkan hadits dari Nu’man mengenai halal dan haram sebagai batasan yang menegaskan antara niat dan tuntunan amal.

halal dan haram adalah sangat jelas berdasarkan apa yang dikabarkan di dalam Alquran, ditambah dengan apa yang dijelaskan dalam hadits-hadits sahih. sedangkan di antara halal dan haram terdapat yang musytabihat atau meragukan. jika kita meninggalkan keraguan kita aman, sedangkan jika mengacuhkan akan terjerumus kepada yang haram.

better if you go out for eat and drink, make sure that the meals and drink s that served for you is halal. look at the certification that usually shown in frame, or ask the waiter or waitress to explain the meals, its contents and the way they serves.


ups… bukannya puasa?

21 November, 2007

kejadian ini terjadi beberapa waktu lalu, masih di bulan syawal. biasanya orang-orang beriman akan melanjutkan puasa ramadhan mereka dengan puasa 6 hari di bulan syawal, sebagai rasa syukur dan mendulang pahala komplementer. begitu juga dengan tio, ia tidak mau ketinggalan mengikuti jejak mereka, yah lumayan lah kecipratan sebutan “beriman” hehehe…

hari itu hari keenam kebetulan pada akhir bulan syawal, tio tidak sempat makan sahur, hanya seteguk air madu. dapat dipastikan seharian kepayahan menahan lapar 🙂 snack di ruang rapat pun sama sekali tidak dia sentuh, menjaga puasanya. alhamdulillah sampai waktu pulang kantor semua “cobaan” berlalu tanpa tergoda.

sebelum pulang, tio menyempatkan mampir di bazaar bulanan di ruang exhibition. dia juga sempat memesan lumpia untuk dibawa pulang. saat mampir di stand teh hitam untuk kesehatan, promotion stafnya mengajak berbincang dan tio pun asyik bertanya, bahkan menghabiskan segelas teh hangat yang luar biasa menyegarkan. tio pamit setelah mendapat informasi yang cukup. kemudian ia mendengar salah seorang promotion staf bicara kepada temannya untuk salat magrib setelah tutup stand.

dug!

tio terkesiap, dan melihat jam masih menunjukkan pukul 17.20, magrib masih 35 menit lagi. tio tersadar, “lho… bukannya saya sedang berpuasa?”

masya Allah.. astaghfirullah.. subhanallah..

… lalu… alhamdulillah…

pantas saja setelah minum teh tadi badan rasanya segar sekali, itu bukan khasiat tehnya yang berlaku langsung, tetapi karena tio seharian berpuasa 🙂 tidak ada kesengajaan dari dirinya untuk minum, semuanya terjadi dalam kelupaan. tio bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, dan melanjutkan puasanya yang tinggal 30 menit lagi.

kalaupun tio membatalkan puasa dengan sengaja, ia tidak perlu menggantinya di hari lain karena hanya puasa sunnah.


anggur di tukang jamu

15 November, 2007

setelah memesan jamu yang saya perlukan, saya menunggu bapak separuh baya itu meramu pesanan saya. saya lihat dia memasukkan bubuk jamu ke dalam gelas, diikuti dengan kuning telur ayam kampung, madu, air beras kencur, anggur…

“pak, jamu saya jangan pakai anggur!” sergah saya ketika ia hendak menuangkan isi botol anggur yang bertuliskan: MENGANDUNG ALKOHOL KATEGORI B

dalam hati saya bersyukur karena berhasil mencegah anggur itu bercampur dengan jamu pesanan saya. si bapak dengan tenang melanjutkan membuat pesanan orang lain bersamaan dengan jamu saya tanpa ada rasa bersalah. ia juga menuangkan anggur sebagai campuran ke jamu mereka.

“bapak seorang muslim bukan?” tanya saya mereka-reka karena dia memakai kopiah dan sarung.

“iya, kenapa?”

“apakah bapak tahu, bahwa (minuman) anggur mengandung alkohol, dan bahwa minuman beralkohol itu haram?”

“oh,” tanpa ekspresi, ia melanjutkan pekerjaannya melayani pelanggan lain yang memesan jamu.

Aduh! sayang sekali, saya kesulitan melanjutkan perbincangan dengan dia. begitulah potret salah satu penjual jamu bergerobak. masih banyak penjual jamu lainnya yang tidak mengetahui keharaman anggur beralkohol. walaupun di label botol itu tertulis “menjaga stamina dan kesehatan bagi pria dan wanita”, namun pada dasarnya minuman itu haram, baik banyak maupun sedikitnya.

QS5:91. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

Thariq bin Suwaid Ra bertanya kepada Nabi Saw tentang khamar arak) dan beliau melarangnya. Lalu Thariq berkata, “Aku hanya menjadikannya campuran untuk obat.” Lalu Nabi Saw berkata lagi, “Itu bukan obat tetapi penyakit.” (HR. Ahmad)


%d blogger menyukai ini: