refleksi [maulid] wafat nabi

24 Januari, 2013

Betapa banyak yg berhari raya di hari kamis ini padahal Rasulullah membiasakan berpuasa di hari kamis.

Betapa banyak yg membaca yasin di malam jumat padahal Rasulullah menganjurkan membaca alkahfi.

Betapa banyak yg lupa bersalawat setelah azan dan yg bersenandung di antara azan dan ikamah padahal Rasulullah memberitahu itu salah satu saat diijabahnya doa.

Betapa banyak yg meninggalkan sunnah dan menghidupkan bidah namun mengaku mencintai Rasulullah?

Shallallahu alaihi wa alaa alihi wasallam.

(refleksi [maulid] wafat nabi)
Betapa banyak yg mengenal 12 rabiul awal sbg hari lahir nabi walaupun banyak ulama sejarah tidak sepakat, namun sedikit yg mengetahui tgl tsb disepakati sbg hari wafatnya.*

*Imam Ibnu Hajar al-Asqalany di dalam kitab Al-Fath (Fathul Bari) mengatakan bahwa mayoritas ulama berpendapat bahwa Rasulullah wafat di waktu dhuha hari Senin di bulan Rabiul Awal yaitu hari kedua belas. Demikian pula Imam Ibnu Katsir menyatakannya di dalam Sirah Nabawiyah.

 

 


refleksi lailatul qadar

14 Agustus, 2012

“barangkali tadi malam, bukan dua malam yg lalu.”
“mengapa tidak 2 atau 4 malam berikutnya?”
“tanda-tandanya nyata dan aku hanya mengikuti nash yang menyebutkannya.”
“lalu, kamu berhenti karena menurutmu sudah berlalu?”

Lailatul qadar adalah malam yang amat dinanti-nantikan oleh orang-orang yang mengimaninya karena telah tertulis di dalam Alquran bahwa malam tersebut dijanjikan lebih baik daripada seribu bulan. Tanda-tandanya amat jelas dapat dilihat secara hakiki, namun demikian tidak diketahui kapan waktunya. Oleh karenanya Nabi shallallahu alaihi wasallam memotivasi umatnya untuk giat beribadah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Agar para pemburu malam itu tidak merasa cukup dengan mengistimewakan suatu malam dengan beribadah dan meninggalkan ibadah pada malam-malam lainnya. Tetap semangat!!!


%d blogger menyukai ini: