ayam di dalam botol

24 Februari, 2015

Siapa yang bisa mengeluarkan ayam dari dalam botol?

***

Pada sebuah pertemuan akhir sebelum ujian akhir pelajaran bahasa arab, datanglah murid kepada gurunya mengadukan betapa sulitnya belajar bahasa arab.

Guru tersebut lalu bertanya kepada seluruh murid di kelasnya apakah mereka setuju dengan hal tersebut? Lalu ramailah kelas atas pertanyaan sang guru dengan berbagai macam jawaban.

Maka guru memutuskan untuk mengganti pelajaran hari itu dengan sebuah permainan. Guru menggambar di papan tulis sebuah botol dengan ayam betina berada di dalamnya.

Ia berbalik menghadap kepada para murid lalu bertanya: ” Siapa yang bisa mengeluarkan ayam dari dalam botol?”

Para murid berupaya menjawab pertanyaan tersebut tetapi semuanya tidak berhasil menjawabnya dengan benar.

Suasana kelas menjadi sepi. Lalu terdengar suara putus asa dari ujung kelas: “Pak Guru, ayamnya tidak bisa keluar kecuali botolnya dipecahkan atau kita bunuh si ayam.”

Sang guru berkata, “Oh, tidak boleh begitu.”

Lalu si murid berkata dengan nada sarkastis, “Kalau begitu, cari saja orang yang memasukkan si ayam ke dalam botol agar dia mengeluarkannya.”

Kelas pun bergemuruh dengan tawa para murid. Kemudian hening kembali.

Sang guru lalu berkata, “Benar! Itulah jawabannya! Hanyalah orang yang memasukkan si ayam ke dalam botol yang bisa mengeluarkannya. Begitu pula dengan kalian! Kalian telah memiliki konsep bahwa bahasa arab itu sulit. Tidak peduli bagaimana saya menjelaskan dan mencoba membuatnya lebih mudah, maka tidak akan berhasil. Siapapun tidak dapat membantu kalian. Kecuali jika kalian semua melepaskan anggapan tersebut sebagaimana kalian telah menyetelnya di dalam pikiran kalian tanpa bantuan siapapun.”

***

Demikianlah kisah tentang ayam di dalam botol. Berapa banyak ayam yang telah kita masukkan ke dalam botol pikiran kita?

Maka tidak satupun di dunia ini susah, jika kita mendahulukan iman kepada Allah. Lalu bangun konsep dalam pikiran kita bahwa tidak ada yang sulit, kecuali kemauan kita yg membuatnya sulit. Buatlah konsep yang mudah. Maka semua hambatan dan masalah akan mudah diatasi.

Dengan demikian kita semua dapat mengeluarkan ayam dari dalam botol.

***

View on Path


susahnya memulai

18 Maret, 2010

Bagi beberapa orang, memulai adalah pekerjaan yang paling sulit daripada meneruskan. Walaupun mengakhiri juga bukan pekerjaan yang mudah, mengakhiri jauh lebih gampang daripada memulainya kembali. Karena di sana ada risiko dan keberanian mengambil keputusan. Di sana pula dibutuhkan komitmen dalam menjalaninya. Memulai sesuatu yang baik lebih sering membutuhkan keberanian daripada sekedar memperhitungkan. Apabila sesuatu hal diyakini baik, tentulah tidak akan ada keraguan di dalamnya. Entah mengapa selalu ada saja kesusahan dalam memulainya.

Teringat akan kisah Nabi Musa alaihis salam yang diperintahkan oleh Allah untuk mendatangi Firaun dan mengingatkan ‘bapak angkat’-nya itu supaya mengakui Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang patut diibadahi dan supaya Firaun tidak menyombongkan diri. Dirasakan berat di dadanya menanggung amanah kerasulan, untuk memulai sesuatu yang baik, bahkan sangat mulia karena mengemban titah dari Yang Mahakuasa. Oleh karenanya beliau berdoa kepada Allah:

Berkata Musa: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku, dan jadikankanlah dia sekutu dalam urusanku, supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau, dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Melihat (keadaan) kami.” [QS Thaahaa, 20: 25-35]

Mudah-mudahan dengan membaca doa yang serupa dan semakna dengan doa Nabi Musa alaihis salam tersebut, Allah juga dengan serta merta menjawabnya dengan:

Allah berfirman: “Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, hai Musa.” [QS Thaahaa, 20:36]

sehingga tidak ada lagi kata “susahnya memulai” karena telah dimudahkan prosesnya oleh Allah.


%d blogger menyukai ini: