cut and slip

21 Februari, 2015

Tali bor perlu digeser dan dipotong setelah ton-mile tertentu atau ketika worn-out karena digulung dan diulur pada drum drawworks. Jika tidak, maka akan membahayakan operasi pengeboran.

Tali jemuran perlu digeser dan dipotong setelah beberapa tahun atau ketika worn-out pada ring penumpu. Jika tidak, maka tali bisa putus dan jemuran terpaksa dicuci ulang.

Begitu pula dengan jiwa, kita perlu bergeser pada kebaikan dan bertobat dari semua keburukan. Jika tidak, maka akan membahayakan hidup dunia dan akhirat kita.

@nd, 21022015

View on Path


tentang musibah

11 Februari, 2015

Bersegeralah kembali kepada Allah, karena semua musibah yang menimpa kita sejatinya akibat perbuatan kita sendiri.

View on Path


tentang taubat

10 Desember, 2014

Orang yg terbaik bukanlah orang yg tak punya kesalahan sama sekali. Kalau sama sekali ga boleh salah, namanya memaksakan orang untuk jadi malaikat. Padahal malaikat saja pernah punya kekeliruan.

Bukan pula dengan demikian kita bebas melakukan kesalahan dan berbuat keliru. Akan tetapi adakah kemauan kita untuk memperbaiki diri?

Maka itu, orang yg punya salah apabila mereka mengakui kesalahannya dan bertaubat (tidak mengulangi), mereka itu pastilah orang yg terbaik.

Mau?

View on Path


tangan-Nya terbuka malam dan siang

5 Oktober, 2012

Dari Abu Musa dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah azza wa jalla senantiasa membuka lebar-lebar tangan-Nya pada malam hari untuk menerima taubat orang yang berbuat dosa pada siang harinya dan Allah senantiasa membuka lebar-lebar tangan-Nya pada siang hari untuk menerima taubat orang yang berbuat dosa di malam harinya, dan yang demikian terus berlaku sampai dengan terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya.” [HR. Muslim]

Mengalami perjalanan di negeri yang berbeda zona waktu 12 jam daripada negeri asal, membuat saya merenungkan kembali hadits di atas dan beberapa hadits lainnya dengan fenomena alam yang hadir. Bukan bermaksud memikirkan perihal Allah, justru mengalami bulatnya bumi makin menambah keyakinan bahwa kemahabesaran Allah dan keberadaan-Nya yang di atas langit yang membuat segala sesuatunya (termasuk membuka tangan-Nya terus menerus di malam dan siang hari) adalah sangat mungkin bagi Dia, subhanahu wa ta’ala.


%d blogger menyukai ini: