[bob] menggali kenangan – 1

19 Desember, 2007

tadi malam, seseorang mampir dan numpang menginap di pondokecil. tamu yang datang lewat tengah malam itu mengajak andi menelusuri blognya dan menemukan jejak pada nama beastudi etos. ingatan pun melayang ke delapan tahun yang lalu saat andi masih duduk di semester dua fakultas teknik universitas indonesia. sebuah pengumuman beasiswa terpampang di mading musala teknik. sebuah kesempatan untuk mendapat pembiayaan kuliah. beasiswa tersebut menjanjikan program pengembangan diri oleh lembaga nurul fikri dengan biaya dari dompet dhuafa republika. mas eri sudewo, dirut dompet dhuafa saat itu sangat perhatian dengan pengembangan diri mahasiswa yang mendapat beasiswa, dengan menggandeng pak musholli dari nf diharapkan sebuah pilot project tercipta untuk menelurkan orang-orang terbaik di masa depan. sebuah cita-cita yang tidak sederhana dan sangat mulia. pilot project ini diperkenalkan dengan nama BEST OF the BEST (bob).

melalui seleksi yang ketat yang dilakukan oleh team psikologi nf yang dipimpin oleh bang hilmy wahdi, tersaringlah 13 orang dari ui dan 10 dari ipb untuk melanjutkan pembinaan. sebuah rumah wakaf di jalan keadilan depok timur disulap menjadi asrama anak-anak ui, sebuah keputusan yang berat bagi kami karena jaraknya yang jauh dari kampus dan memakan waktu hingga satu jam sekali tempuh. seorang kepala asrama ditunjuk untuk memastikan program berjalan sesuai kurikulum. kepala asrama kami adalah ustad qurthifa wijaya yang saat ini menjadi salah satu anggota dprd kota depok. sedangkan asrama anak-anak ipb tak jauh dari kampus baranangsiang, yang dikepalai oleh ustad tian, dan secara rutin mendapat pembinaan dari ustad didin hafidhuddin.

kedatangan tamu tersebut membuat andi mencoba menggali kenangan dan membuanya dalam kategori tersendiri. mudah-mudahan bob memories bisa dituliskan kembali di blog ini, dan menjadi bacaan inspiratif buat adik-adik ppsdm nf dan beastudi etos lpi dd.


%d blogger menyukai ini: