ketika Allah menghampiri kita di malam hari

2 September, 2012

Ketika lewat sepertiga malam, marilah sejenak menghentikan keluhan dan harapan kita di facebook maupun twitter untuk mengalihkannya kepada Allah yang sedang menghampiri kita, menyediakan kedua tangan-Nya yang terbuka mendengar segala keluhan, mengabulkan segala doa, menyambut segala taubat dan mengampuni segala permohonan ampun.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ اْلآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ. (متفق عليه)

Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Allah tabaraka wa ta’ala akan turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir. Maka Ia berkata: “Barangsiapa siapa yang berdo’a kepada-Ku akan Aku kabulkan doanya; barangsiapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri permintaanya; dan barangsiapa yang meminta ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni dia”. (HR. Bukhari Muslim)

Dalam riwayat lain Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

إِذَا مَضَى شَطْرُ اللَّيْلِ أَوْ ثُلُثَاهُ يَنْزِلُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُوْلُ: هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَيُعْطَى، هَلْ مِنْ دَاعٍ فَيُسْتَجَابَ لَهُ، هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَيُغْفَرَ لَهُ حَتَّى يَنْفَجِرَ الصُّبْحَ. (رواه مسلم)

Jika telah lewat setengah malam atau sepertiganya, Allah Tabaroka wata’ala turun ke langit dunia dan berkata: “Bagi mereka yang meminta akan Aku beri, bagi mereka yang berdo’a akan Aku kabulkan, dan bagi mereka yang meminta ampun akan Aku ampuni dia” hingga masuk waktu subuh. (HR. Muslim)

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

يَنْزِلُ اللهُ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا كُلَّ لَيْلَةٍ حِيْنَ يَمْضِي ثُلُُثُ اللَّيْلِ اْلأَوَّلِ فَيَقُوْلُ: أَنَا الْمَلِكُ، أَنَا الْمَلِكُ، مَنْ ذَا الَّذِي يَدْعُوْنِي فَأَسْتَجِيْبَ لَهُ، مَنْ ذَا الَّذِي يَسْأَلْنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ ذَا الَّذِي يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ فَلاَ يَزَالُ كَذَلِكَ حَتَّى يَضِيْءَ الْفَجْرَ. (رواه مسلم)

Allah akan turun ke langit dunia setiap malam hingga lewat sepertiga malam yang pertama seraya berkata: “Aku adalah raja, Aku adalah raja. Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, akan aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, akan aku beri. Dan barangsiapa yang meminta ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni dia”. Maka terus-menerus dalam keadaan demikian hingga terbitnya fajar. (HR. Muslim)

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri dan Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللهَ يُمْهِلُ حَتَّى إِذَا ذَهَبَ ثُلُثُ اللَّيْلِ اْلأَوَّلِ نَزَلَ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُوْلُ هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ، هَلْ مِنْ تَائِبٍ، هَلْ مِنْ سَائِلٍ، هَلْ مِنْ دَاعٍ حَتَّى يَنْفَجِرَ الْفَجْرَ. (رواه مسلم)

Sesungguhnya Allah menunda hingga hilang sepertiga malam yang pertama. Allah turun turun ke langit dunia seraya berkata: “Adakah orang yang meminta ampun? Adakah orang yang bertaubat? Adakah orang yang meminta? Adakah orang yang berdo’a?” hingga terbit fajar. (HR. Muslim)


sorry, no facebook

21 Mei, 2012

“Mohon maaf jika situs jaring luar negeri tidak tersedia karena kebijakan negara, seperti: facebook, twitter, youtube, dll”

Demikianlah kenyataannya berinternet di negeri tirai bambu. Akses ke situs media jaring sosial seperti yang disebut tidak disediakan, karena biasa menjadi corong perlawanan dan mampu menyebarkan kegundahan di tengah masyarakat. Apalagi akses ke situs pornografi, sudah pasti diblokir. Dan hal ini tidak terlalu menjadi masalah di negeri panda tersebut.

Sedangkan di negeri nyiur hijau, masih jauh panggang dari api, hanya geram saja nampaknya yang bisa dilakukan oleh sang menteri. Semoga saja pengguna internet di tanah air ibu pertiwi memanfaatkan media jaring sosial lebih bermanfaat sehingga tidak harus diblokir, sedangkan situs-situs berkonten porno dapat segera dinonaktifkan aksesnya.


no facebook please

22 November, 2010

“According to local government regulation, facebook, twitter and other social networking is not allowed and disabled from our internet service.” It is stated when you click a user agreement during your use of internet services at Shangri-La Hotel Kerry Centre, Beijing and Shangri-La Hotel Dalian in China. Also in public internet such as airport and wi-fi spots. And so does at The Peninsula Palace Hotel, Beijing. Almost at every internet spot do not allow access to that kind of pages. Even accessing wordpress is disabled. This kind of policy made me wonder if facebook, twitter, wordpress are harmful or act as a threat to people of China? Or just as my company does, that those kind of pages are huge consumed of bandwith and never increase any productivity of the workers?


%d blogger menyukai ini: